Generasi Internet dan Tantangan Membaca Qur’an - Persaudaraan Dai Indonesia | Bersama Dai Membangun Negeri | Posdai.or.id

06 April 2026

Generasi Internet dan Tantangan Membaca Qur’an

Data Kementerian Agama dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa tingkat kemampuan membaca Al Qur’an di kalangan masyarakat Muslim Ind...

Data Kementerian Agama dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa tingkat kemampuan membaca Al Qur’an di kalangan masyarakat Muslim Indonesia masih menghadapi tantangan serius. 

Survei yang sering dikutip dalam diskursus pendidikan keagamaan menyebutkan bahwa sebagian masyarakat Muslim belum mampu membaca Al Qur’an dengan baik. 

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik mencatat bahwa penetrasi internet Indonesia telah melampaui 70 persen populasi. Artinya, generasi muda lebih banyak berinteraksi dengan layar digital dibanding dengan mushaf.

Perubahan ini menghadirkan tantangan baru bagi dakwah. Di satu sisi teknologi membuka akses ilmu tanpa batas, tetapi di sisi lain ia juga menggeser kebiasaan membaca kitab suci. Jika generasi Muslim kehilangan kedekatan dengan Al Qur’an, maka arah moral masyarakat juga berpotensi melemah.

Di berbagai daerah, para dai dan guru ngaji bekerja keras menjaga tradisi literasi Qur’ani. Mereka membuka majelis belajar, mengajar anak-anak membaca huruf hijaiyah, dan membimbing masyarakat memahami makna ayat. Aktivitas ini sering dilakukan dengan fasilitas terbatas dan dukungan yang minim.

Padahal literasi Al Qur’an memiliki dampak sosial yang luas. Banyak penelitian pendidikan Islam menunjukkan bahwa pembelajaran Al Qur’an sejak dini berkontribusi pada pembentukan karakter, disiplin, dan ketahanan moral generasi muda.

Karena itu dukungan terhadap gerakan literasi Qur’ani sangat penting. Infaq dan shadaqah yang disalurkan untuk dakwah dapat membantu menyediakan mushaf, ruang belajar, dan pembinaan bagi masyarakat. Persaudaraan Dai Indonesia PosDai menjalankan berbagai program dakwah yang berfokus pada penguatan pendidikan Al Qur’an di masyarakat.

Dengan demikian, menjaga literasi Al Qur’an berarti menjaga fondasi moral generasi masa depan. Dukungan masyarakat melalui infaq, shadaqah, maupun bentuk partisipasi lainnya akan membantu PosDai melalui program Gerakan Dakwah Mengajar dan Belajar Al Quran (Grand MBA) memperluas dakwah pendidikan Qur’ani dan menghadirkan cahaya Al Qur’an di tengah perubahan zaman.

Mitra

Sinergi adalah energi kita, terus berpadu dalam langkah nyata

  • Bersama Dai Bangun Negeri
  • Save Indonesia with Quran, ajak masyarakat hidupkan al-Quran
  • Menjadi dai perekat ukhuwah islamiyah dan ukhuwan insaniyah
  • Keswadayaan bersama mengemban amanah dakwah majukan negeri