PosDai Perkuat Koordinasi Dakwah Lintas Batas Menuju Timor Leste
Kegiatan koordinasi dakwah lintas batas yang digelar secara hybrid menitikberatkan pada penguatan strategi pengembangan dakwah regional di k...
Kegiatan koordinasi dakwah lintas batas yang digelar secara hybrid menitikberatkan pada penguatan strategi pengembangan dakwah regional di kawasan Asia Tenggara. Forum yang berlangsung melalui pertemuan luring pada 30 April 2026 dan dilanjutkan secara daring pada 4 Mei 2026 itu menghadirkan sejumlah pelaku dakwah lintas wilayah untuk membahas langkah strategis penguatan sinergi kawasan.
Agenda tersebut diikuti Ketua Persaudaraan Dai Indonesia (PosDai) Pusat Abdul Muin, Ketua Departemen Dakwah Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Muhammad Agung Tranajaya, serta dai dari Nusa Tenggara Timur Ali Linggie dan Usman Mamang.
Dalam forum tersebut, pembahasan diarahkan pada penguatan dakwah lintas negara dengan salah satu wilayah prioritas yakni Timor Leste. Para peserta membahas peluang pengembangan kerja sama dakwah yang dinilai memiliki prospek strategis dalam memperkuat hubungan keumatan di kawasan.
Muhammad Agung Tranajaya menyampaikan bahwa hubungan antarumat Islam tetap dapat terjalin meskipun dipisahkan oleh batas negara. Menurutnya, semangat ukhuwah Islamiyah menjadi landasan penting dalam membangun penguatan dakwah regional secara berkelanjutan.
“Sebagai tindak lanjut, direncanakan agenda silaturahmi langsung ke Dili dalam waktu dekat. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan awal terhadap potensi kerja sama dakwah yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan di wilayah tersebut,” kata Muhammad Agung Tranajaya dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir laman hidayatullah.or.id, Selasa (5/5/2026).
Selain membahas penguatan jaringan dakwah, forum juga merancang sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Program tersebut meliputi penguatan ekonomi berbasis pemberdayaan umat dan pembinaan masyarakat melalui masjid sebagai pusat aktivitas sosial dan dakwah.
Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung kemandirian masyarakat sekaligus memperluas fungsi dakwah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di kawasan.
Koordinasi ini juga berkaitan dengan pengembangan program South East Asia (SEA) Loves Al-Quran yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Ramadhan 1446 dan 1447 Hijriah. Program tersebut mencakup sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Filipina, Thailand, Malaysia, dan Timor Leste.
Melalui forum ini, PosDai bersama jaringan pelaku dakwah lintas wilayah mendorong konsolidasi program secara lebih terstruktur guna memperluas jangkauan dakwah serta memperkuat sinergi regional di kawasan Asia Tenggara.
















