Dari Mimbar Jum'at Menuju Gerakan Membangun Umat - Persaudaraan Dai Indonesia | Bersama Dai Membangun Negeri | Posdai.or.id

17 Juli 2026

Dari Mimbar Jum'at Menuju Gerakan Membangun Umat

HARI Jum'at menempati kedudukan yang istimewa dalam Islam. Ia bukan sekadar penanda berakhirnya pekan kerja, melainkan momentum untuk m...

HARI
Jum'at menempati kedudukan yang istimewa dalam Islam. Ia bukan sekadar penanda berakhirnya pekan kerja, melainkan momentum untuk memperbarui keimanan, memperkuat ukhuwah, dan meneguhkan komitmen dalam menebarkan kebaikan. 

Setiap Muslim dipanggil berkumpul di masjid, mendengarkan khutbah, lalu kembali ke tengah masyarakat dengan semangat baru untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. Hari Jum'at adalah ruang pendidikan ruhani yang membentuk pribadi beriman sekaligus membangun kesadaran sosial.

Allah SWT berfirman,

"Wahai orang-orang yang beriman, apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum'at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Jumu'ah: 9)

Pada hari yang penuh kemuliaan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, zikir, shalawat, membaca Surah Al-Kahfi, serta memperbanyak amal saleh sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jum'at." (HR. Muslim No. 854). 

Keistimewaan Hari Jum'at tidak berhenti pada ibadah personal. Mimbar-mimbar Jum'at sejak masa Rasulullah SAW menjadi pusat penyampaian ilmu, penguatan akhlak, penyelesaian persoalan umat, dan pembinaan masyarakat. Karena itu, dakwah merupakan instrumen utama yang menjaga kehidupan tetap berada di atas nilai-nilai Islam. 

Imam Malik bin Anas pernah berkata, "Tidak akan baik generasi akhir umat ini kecuali dengan sesuatu yang telah memperbaiki generasi awalnya." Generasi terbaik dibangun melalui ilmu, keteladanan, dan dakwah yang berkesinambungan.

Masyarakat yang kuat lahir dari keluarga yang memahami agama, pemuda yang berakhlak, pemimpin yang amanah, dan warga yang saling menolong dalam kebajikan. Semua itu tumbuh melalui dakwah yang menghadirkan petunjuk Allah dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya di masjid, tetapi juga di rumah, sekolah, tempat kerja, dan ruang-ruang sosial lainnya.

Karena itulah, memuliakan Hari Jum'at semestinya tidak berhenti pada memperbanyak ibadah ritual, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap keberlangsungan dakwah. 

Dakwah adalah warisan paling berharga yang ditinggalkan Rasulullah SAW agar risalah Islam terus hidup, menjangkau setiap generasi, serta menjadi jalan keselamatan, penuntun kehidupan, dan penghiburan bagi segenap umat manusia di tengah berbagai tantangan zaman.[]

Mitra

Sinergi adalah energi kita, terus berpadu dalam langkah nyata

  • Bersama Dai Bangun Negeri
  • Save Indonesia with Quran, ajak masyarakat hidupkan al-Quran
  • Menjadi dai perekat ukhuwah islamiyah dan ukhuwan insaniyah
  • Keswadayaan bersama mengemban amanah dakwah majukan negeri