Kiprah Dai Membangun Budaya Literasi dari Pinggiran - Persaudaraan Dai Indonesia | Bersama Dai Membangun Negeri | Posdai.or.id

25 Agustus 2026

Kiprah Dai Membangun Budaya Literasi dari Pinggiran

Di pinggiran kali Sungai Bongka, Desa Salubiro, Fatumarando, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pagi itu sej...

Di pinggiran kali Sungai Bongka, Desa Salubiro, Fatumarando, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pagi itu sejumlah anak mendekap buku buku bacaan yang tampak sudah lusuh. Matanya berbinar saat membalik lembaran demi lembaran cerita. Bagi mereka, buku-buku itu adalah jendela kecil untuk melihat dunia luar yang luas, dunia yang belum pernah mereka pijak.

Wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad adalah perintah untuk membaca. Iqra!. Membaca dalam pengertian yang luas adalah membaca teks, membaca fenomena alam, membaca realitas sosial, dan membaca diri sendiri. 

Islam adalah agama yang lahir dari tradisi literasi yang kuat. Peradaban emas Islam di Baghdad dan Cordoba tumbuh pesat karena tradisi menulis, menerjemahkan, dan mengkaji ilmu pengetahuan menjadi urat nadi kehidupan masyarakatnya.

Sayangnya, kondisi literasi di banyak wilayah kita masih memprihatinkan. Kesenjangan akses terhadap bacaan berkualitas sangat terasa antara kota dan desa. 

Anak-anak di pelosok kerap harus puas dengan bahan bacaan seadanya, sementara arus informasi yang tak tersaring justru masuk dengan mudah melalui gawai handheld murah. Literasi yang rendah membuat masyarakat rentan terhadap hoaks, manipulasi informasi, dan kemelaratan pemikiran.

Membangun literasi bukan sekadar membagikan buku gratis, melainkan menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis berbasis nilai-nilai Islam. Para dai mengabdi di lapangan sering kali harus berperan ganda. Mereka menjadi pengajar mengaji sekaligus pustakawan jalanan yang membawa bahan bacaan mencerahkan untuk warga desa.

Gerakan literasi umat membutuhkan sinergi yang kuat. Dukungan berupa penyediaan buku bacaan yang berkualitas, pelatihan penulisan untuk para dai, hingga pembangunan ruang baca sederhana di tempat-tempat tugas adalah bentuk kepedulian yang konkret. 

Dengan memberi mereka akses terhadap ilmu pengetahuan, kita sedang membuka jalan bagi lahirnya generasi penerus yang cerdas dan berakhlak.[]

Mitra

Sinergi adalah energi kita, terus berpadu dalam langkah nyata

  • Bersama Dai Bangun Negeri
  • Save Indonesia with Quran, ajak masyarakat hidupkan al-Quran
  • Menjadi dai perekat ukhuwah islamiyah dan ukhuwan insaniyah
  • Keswadayaan bersama mengemban amanah dakwah majukan negeri