Sekolah Dai Hidayatullah Buka Pendaftaran Angkatan XII Tahun Akademik 2026–2027
Sekolah Dai Hidayatullah masih membuka pendaftaran calon mahasiswa baru Angkatan XII Tahun Akademik 2026–2027 sebagai bagian dari upaya memp...
Sekolah Dai Hidayatullah masih membuka pendaftaran calon mahasiswa baru Angkatan XII Tahun Akademik 2026–2027 sebagai bagian dari upaya memperkuat regenerasi kader dakwah yang memiliki kapasitas intelektual, spiritual, dan sosial. Kesempatan pendaftaran tersebut diumumkan bertepatan dengan pelaksanaan Wisuda dan Penugasan Lulusan Sekolah Dai Hidayatullah Angkatan XI Tahun 2026 di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Momentum wisuda sekaligus menjadi penegasan bahwa proses kaderisasi tidak berhenti pada kelulusan, tetapi terus berlanjut melalui rekrutmen generasi baru yang dipersiapkan untuk mengemban amanah dakwah di berbagai wilayah Indonesia.
Sebanyak 18 lulusan Angkatan XI resmi dikukuhkan setelah menyelesaikan pendidikan intensif selama satu tahun dengan sistem berasrama, sebelum menerima penugasan ke sejumlah daerah, di antaranya Bangka Belitung, Pinrang, Bolaang Mongondow, Sumatera Utara, Cibuntu, serta kawasan pedalaman yang masih membutuhkan penguatan dakwah, pendidikan, dan pembinaan masyarakat.
Kepala Sekolah Dai Hidayatullah Bogor, Ust. Saepudin Abdullah, Lc., menjelaskan bahwa lembaga tersebut dirancang untuk melahirkan mubalig yang tidak hanya memiliki penguasaan ilmu keislaman, tetapi juga karakter kuat serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
“Program Sekolah Dai merupakan ikhtiar melahirkan dai yang memiliki pemahaman keislaman yang baik, berkarakter kuat, siap hidup bersama masyarakat, dan mampu menjawab kebutuhan dakwah sesuai kondisi daerah penugasannya. Pendidikan selama satu tahun menjadi fondasi awal sebelum mereka melanjutkan pengabdian sekaligus menempuh pendidikan Strata Satu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pola pendidikan berasrama menjadi instrumen penting dalam membentuk kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, para lulusan melanjutkan masa penugasan yang terintegrasi dengan pendidikan formal jenjang Strata Satu (S-1), sehingga proses peningkatan kompetensi akademik berjalan beriringan dengan pengabdian di tengah masyarakat.
Menurut Saepudin, kebutuhan terhadap dai yang memiliki kemampuan keilmuan sekaligus kecakapan sosial terus meningkat seiring berkembangnya dinamika masyarakat Indonesia. Karena itu, regenerasi kader dakwah menjadi agenda strategis yang harus dilakukan secara berkelanjutan melalui sistem pendidikan yang terstruktur.
Pendaftaran Angkatan XII dibuka dalam tiga gelombang, yakni Gelombang I pada 1–30 Mei 2026, Gelombang II pada 1–30 Juni 2026, dan Gelombang III pada 1–31 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi dijadwalkan memasuki asrama pada 16–23 Agustus 2026, dilanjutkan Masa Orientasi pada 24–30 Agustus 2026, sebelum perkuliahan dimulai pada 31 Agustus 2026.
Saepudin mengajak generasi muda Islam yang memiliki semangat pengabdian untuk bergabung dalam program tersebut. “Melalui Sekolah Dai Hidayatullah, kami mengajak generasi muda mengambil bagian dalam ikhtiar membangun umat. Dakwah hari ini membutuhkan kader yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter, keteladanan, dan kesiapan mengabdi di mana pun amanah diberikan,” pungkasnya.
Tentang Sekolah Dai
Sekolah Dai Hidayatullah merupakan lembaga kaderisasi yang menyiapkan dai profesional melalui pendidikan intensif selama satu tahun dengan sistem berasrama. Program ini dirancang untuk mencetak kader dakwah yang siap mengabdi di berbagai wilayah Nusantara melalui perpaduan pembinaan keilmuan, pembentukan karakter, serta penguatan spiritual dalam kehidupan berjamaah.
Selama mengikuti pendidikan, peserta memperoleh berbagai keunggulan, di antaranya pembebasan biaya pendidikan bagi seluruh mahasiswa, bimbingan dari dosen yang memiliki pengalaman studi di LIPIA, Universitas Al Azhar Mesir, dan perguruan tinggi lain yang berkiprah di bidang dakwah. Kurikulum juga dirancang untuk membentuk dai yang cerdas, terampil, dan adaptif, didukung lingkungan belajar Islami yang kondusif serta jaringan alumni yang telah bertugas di berbagai daerah di Indonesia. Lulusan juga memperoleh peluang melanjutkan studi jenjang Strata Satu melalui kerja sama dengan STAI Luqman Al Hakim Surabaya.
Untuk menunjang proses pembelajaran, Sekolah Dai Hidayatullah menyediakan fasilitas berupa asrama putra yang representatif, gedung perkuliahan yang nyaman, ruang pembelajaran yang mendukung, serta sarana ibadah dan olahraga yang memadai sehingga peserta dapat mengikuti pendidikan secara optimal selama masa pembinaan.
Persyaratan pendaftaran meliputi pengisian formulir, fotokopi ijazah SMA/sederajat sebanyak tiga lembar, mampu membaca Al-Qur'an, lulus wawancara, melampirkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga yang masih berlaku, bersedia mengikuti seluruh peraturan sekolah, serta berusia minimal 18 tahun atau telah lulus SMA/sederajat.
Bagi calon peserta yang ingin bergabung, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WA Center di nomor 0812-8348-2527 (Ust. Saepudin Abdullah, Lc.). Informasi lengkap mengenai program dan proses pendaftaran juga tersedia melalui situs resmi www.sekolahdai.org.
















