Ustadz Abdul Rahim Mengukir Jejak Cahaya Dakwah di Pedalaman - Persaudaraan Dai Indonesia | Bersama Dai Membangun Negeri | Posdai.or.id

Rabu, 21 Februari 2024

Ustadz Abdul Rahim Mengukir Jejak Cahaya Dakwah di Pedalaman

SUASANA malam syahdu di kampung pedalaman Seram bagian timur Maluku, Ustadz Abdul Rahim mengajarkan Al Qur'an di bawah cahaya remang-re...


SUASANA
malam syahdu di kampung pedalaman Seram bagian timur Maluku, Ustadz Abdul Rahim mengajarkan Al Qur'an di bawah cahaya remang-remang lampu, sementara aroma harum kopi dan pisang goreng menyemarakkan ruangan, menimbulkan kesan kebersamaan dan ketenangan. 

Usai belajar mengaji, anak anak segera berburan sambil mengakhiri pertemuan mereka dengan saling bersalaman. Malam itu, sebelum beristirahat, Ustadz Rahim bersama sang istri, Mahmudah, menikmati kudapan ringan sambil bercengkrama. 

Begitulah rutinitas Rahim ketika petang. Malam yang nihil alat penerangan, membuat kawasan itu amat cepat mengalami gulita yang ditingkahi bunyi bunyian alam dan suara hewan melata seperti jangkrik yang begitu merdu. 

Di siang hari, Rahim masih dengan kesibukannya. Ia tengah membangun lokal asrama pendidikan. Saban hari ini bergerak bekerja. Berbekal pengalamannya menjadi tukang semasa menjadi santri, Rahim tampak gesit memasang batako demi batako.

Pada akhir tahun 2021, Rohim ditugaskan merintis dakwah di Kabupaten Seram bagian timur. Disini ada tanah 4 hektar untuk pesantren yang posisinya dekat dengan kota yang diharapkan menjadi pusat dakwah.

Awal mula tiba di Seram Timur ini, ia beserta keluarga numpang di rumah salah seorang warga. Program pertamanya adalah membangun asrama dan mushala untuk kegiatan pembinaan.

Terus Melangkah

Rahim terus berkhidmat menyemai benih kebaikan di tanah terpencil itu. Di balik belantara pedalaman Seram bagian timur Maluku, terhampar sebuah kisah yang menggetarkan hati. 

Kiprah seorang Ustadz Abdul Rahim menjadi cahaya di tengah kegelapan, membawa sinar kebenaran kepada masyarakat yang jauh dari sorotan dunia.

"Alhamdulillah kami sangat menikmati tugas dakwah pedalaman," katanya kepada media ini, beberapa waktu lalu, Rabu (21/2/2024). 

Ustadz Abdul Rahim tidak hanya sekadar menjalankan tugas, namun memeluknya dengan sepenuh hati. Dengan penuh keikhlasan, ia membina masyarakat setempat, mengisi hati 40 kepala keluarga dengan kecintaan kepada Al Qur'an. Setiap ayat yang dibacakannya menjadi titik-titik cahaya yang menerangi jalan mereka dalam kegelapan.

Dalam upayanya menjaga kearifan lokal, Ustadz Abdul Rahim membangun lebih dari sekadar struktur fisik. Ia memimpikan hadirnya masjid yang ia dirikan bukan hanya bangunan batu bata, namun menjadi pusat peradaban Islam di tengah-tengah rimba. Dari sini, kelak gemuruh sujud dan dzikir memenuhi udara, membangunkan jiwa-jiwa yang terlelap dalam kehampaan.

Sebagai pewaris peradaban Islam, pendidikan menjadi tonggak utama yang ditekankan oleh Ustadz Abdul Rahim. Dengan tekad yang bulat, ia berupaya mendirikan lembaga pendidikan di kampung halaman itu, menjadikannya sebagai sarana untuk menanamkan akar kebaikan dalam diri generasi penerus. 

Meski terbatas, hati Ustadz Abdul Rahim dipenuhi rasa syukur yang tiada terhingga. Baginya, setiap kesempatan untuk berkhidmat adalah anugerah yang tak ternilai harganya. 

"Semoga setiap langkah kami menjadi bekal dalam menyebarkan ajaran Islam," ucapnya penuh rasa haru.

Dalam setiap langkahnya, Ustadz Abdul Rahim membawa harapan. Harapan akan terwujudnya masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat pedalaman. Doa-doa terucap dari bibirnya, merangkai impian akan sebuah dunia yang dipenuhi cinta dan kedamaian.

Dalam perjalanan dakwahnya yang penuh perjuangan, Ustadz Abdul Rahim mengajarkan bahwa cahaya kebenaran akan selalu menyinari gelapnya kehidupan. Ia adalah sosok yang dengan rendah hati menapaki jalan suci, membawa sinar kebaikan bagi mereka yang terpinggirkan. 

Semoga perjalanan dakwahnya tetap diberkahi, dan cahayanya terus memancar hingga ke ujung dunia, Aamiin.

Mitra

Sinergi adalah energi kita, terus berpadu dalam langkah nyata

  • Bersama Dai Bangun Negeri
  • Save Indonesia with Quran, ajak masyarakat hidupkan al-Quran
  • Menjadi dai perekat ukhuwah islamiyah dan ukhuwan insaniyah
  • Keswadayaan bersama mengemban amanah dakwah majukan negeri