Dukung Program Pemberantasan Buta Aksara Al Qur’an
BUTA aksara Al Qur’an adalah krisis sunyi yang mengancam masa depan generasi. Tanpa Al Qur’an, manusia kehilangan kompas moral dan spiritua...
BUTA aksara Al Qur’an adalah krisis sunyi yang mengancam masa depan generasi. Tanpa Al Qur’an, manusia kehilangan kompas moral dan spiritual.
Program pemberantasan buta aksara Al Qur’an adalah langkah mendasar membangun peradaban ditengah masih rendahnya kemampuan literasi Al Qur'an.
Kementerian Agama melaporkan hasil asesmen Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025 bahwa sebanyak 58,26 persen guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD di Indonesia belum fasih membaca Al-Qur'an atau masih berada pada kategori pratama atau dasar.
Literasi Qur’ani yang penuh penghayatan, pengilmuan, dan penerapan akan menumbuhkan akhlak, disiplin, dan tanggung jawab sosial. Dari sinilah lahir masyarakat yang kuat secara iman dan karakter.
Pada titik inilah maka memberantas buta aksara Al Qur’an adalah investasi masa depan bangsa. Mari bersama menyalakan cahaya Al Qur’an.
Dukung program pemberantasan buta aksara Al Qur'an oleh PosDai dengan donasi Anda agar Al Qur’an hidup di setiap rumah dan hati.
















