Alumni Sekolah Dai Ustadz Muhammad Faqih Isi Pengajian di Momentum Isra Mi’raj - Persaudaraan Dai Indonesia | Bersama Dai Membangun Negeri | Posdai.or.id

16 Januari 2026

Alumni Sekolah Dai Ustadz Muhammad Faqih Isi Pengajian di Momentum Isra Mi’raj

ALUMNI Sekolah Dai Hidayatullah Bogor, Ustadz Muhammad Faqih Imamuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Hidayatullah...

ALUMNI
Sekolah Dai Hidayatullah Bogor, Ustadz Muhammad Faqih Imamuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Hidayatullah Mamasa, menjadi pengisi pengajian bulanan Majelis Qur’an Hidayatullah (MQH) Al Hidayah yang dilaksanakan di Desa Panetean, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa. Kehadiran dai tersebut menjadi perhatian jamaah karena latar belakang keilmuan dan pengabdiannya di lingkungan dakwah Hidayatullah wilayah Mamasa.

Kegiatan taklim bulanan itu digelar pada Jumat, 16 Januari 2025, bertempat di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Kumpullah. Acara berlangsung seusai pelaksanaan sholat Jumat dan dihadiri oleh jamaah dari berbagai lapisan masyarakat desa setempat. Panetean dikenal sebagai desa dengan penduduk yang seluruhnya memeluk agama Islam, sehingga kegiatan keagamaan rutin mendapatkan sambutan luas dari warga.

Pengajian kali ini bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Rasulullah SAW. Dalam tausiyah pembukanya, Ustadz Muhammad Faqih Imamuddin menekankan bahwa sholat merupakan pesan utama yang dapat ditarik dari peristiwa besar tersebut. Ia menyampaikan bahwa Isra Mi’raj tidak hanya dipahami sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai penegasan atas kedudukan sholat dalam kehidupan seorang muslim.

Di hadapan sekitar 200 orang yang memadati masjid, pesan tentang pentingnya sholat disampaikan secara berulang. Menurut pemateri, sholat memiliki posisi sentral karena menjadi salah satu tolok ukur diterima atau ditolaknya amal perbuatan seorang hamba di akhirat. Penyampaian materi dilakukan secara lugas dan disesuaikan dengan konteks jamaah yang hadir, sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik.

Sebagaimana pelaksanaan pengajian bulanan sebelumnya, rangkaian acara diawali dengan penampilan parade dari para santri Rumah Qur’an Hidayatullah (RQH) Ar Royya dan RQH Al-Faruq. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an serta menampilkan hasil pembinaan yang telah berjalan di desa tersebut.

Kepala Desa Panetean, Fikal, S.Sos., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengajian bulanan MQH Al Hidayah. Ia menyampaikan bahwa minat masyarakat dalam mempelajari Al-Qur’an menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, semangat belajar tidak hanya terlihat pada kalangan anak-anak, tetapi juga melibatkan para ibu rumah tangga yang aktif mengikuti kegiatan keagamaan di desa.

Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Fikal juga menyampaikan harapannya agar semangat yang sama dapat tumbuh di kalangan kaum bapak. Ia menilai bahwa keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan keagamaan akan memperkuat kehidupan sosial dan spiritual warga Panetean.

Lebih lanjut, kepala desa tersebut mengungkapkan komitmennya terhadap pengembangan lembaga pendidikan Islam di wilayahnya. Ia menargetkan pembangunan pondok pesantren Hidayatullah di desa Panetean, yang direncanakan berdiri di atas lahan wakaf yang telah ia sediakan. Pernyataan tersebut disampaikan secara terbuka sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap aktivitas dakwah dan pendidikan.

Pada kesempatan lain, Fikal menegaskan bahwa pembangunan Hidayatullah merupakan bagian dari agenda pembangunan desa. Ia menyampaikan komitmen tersebut kepada para jamaah dan pengurus yang hadir, seraya menegaskan bahwa sinergi antara lembaga dakwah dan pemerintah desa diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Panetean secara keseluruhan. 

BASHORI ABU BASYA

Mitra

Sinergi adalah energi kita, terus berpadu dalam langkah nyata

  • Bersama Dai Bangun Negeri
  • Save Indonesia with Quran, ajak masyarakat hidupkan al-Quran
  • Menjadi dai perekat ukhuwah islamiyah dan ukhuwan insaniyah
  • Keswadayaan bersama mengemban amanah dakwah majukan negeri