Alumni Sekolah Dai Bogor Hidupkan Dakwah Al-Qur'an di Pedalaman Mamasa - Persaudaraan Dai Indonesia | Bersama Dai Membangun Negeri | Posdai.or.id

08 Oktober 2026

Alumni Sekolah Dai Bogor Hidupkan Dakwah Al-Qur'an di Pedalaman Mamasa

Muhammad Faqih, alumnus Sekolah Dai Hidayatullah Bogor, menghidupkan dakwah dan pendidikan Al-Qur'an melalui Rumah Qur'an Al Faruq d...

Muhammad Faqih, alumnus Sekolah Dai Hidayatullah Bogor, menghidupkan dakwah dan pendidikan Al-Qur'an melalui Rumah Qur'an Al Faruq di Dusun Kumpulang, Desa Panetean, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa. Bersama Hendrik Setiawan, S.Pd., ia membina sekitar 30 santri yang mengikuti pembelajaran keislaman secara rutin setiap Senin hingga Jumat.

Rumah Qur'an Al Faruq merupakan kegiatan pendidikan Al-Qur'an yang mulai dirintis sejak 2022. Kehadirannya menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak setempat untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus mengenal berbagai pengetahuan dan amalan keislaman.

Dalam pelaksanaannya, Faqih berbagi peran dengan Hendrik Setiawan, seorang guru yang juga menyediakan rumah pribadinya sebagai tempat berlangsungnya kegiatan belajar. Keduanya mendampingi santri melalui pembelajaran yang menggabungkan kemampuan membaca, hafalan, dan pembiasaan ibadah.

Materi yang diberikan tidak terbatas pada ulumul Qur'an. Para santri juga mempelajari Asmaul Husna, doa-doa harian, serta bacaan doa dalam shalat. Pembelajaran diselenggarakan secara berkelanjutan agar pengetahuan yang diperoleh dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Para pengajar menekankan kemampuan membaca Al-Qur'an secara baik dan benar sebagai salah satu sasaran utama pembinaan. Namun, proses pendidikan juga diarahkan untuk membangun pemahaman terhadap kandungan ayat serta membiasakan pengamalannya.

“Harapannya, anak-anak tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu membacanya dengan tartil dan tahsin yang benar, memahami isinya, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” demikian harapan para pengajar Rumah Qur'an Al Faruq.

Untuk mendukung pembiasaan ibadah, kegiatan belajar sesekali dipindahkan ke Masjid Nurul Hidayah yang berada tidak jauh dari lokasi pembelajaran. Di tempat tersebut, para santri sekaligus diajak mengikuti shalat berjamaah.

Perkembangan kemampuan santri menjadi bagian dari dinamika pembelajaran. Ketika berhasil menghafal materi atau membaca Al-Qur'an dengan lebih lancar, anak-anak menunjukkan kegembiraan yang turut membangun kepercayaan diri mereka.

Sejak dirintis empat tahun lalu, Rumah Qur'an Al Faruq terus menjalankan pembinaan dengan dukungan dua tenaga pengajar. Kegiatan tersebut memperlihatkan kiprah Muhammad Faqih sebagai alumni Sekolah Dai Hidayatullah Bogor dalam mengembangkan pendidikan Al-Qur'an di tengah masyarakat.

Melalui pembelajaran rutin dan pendampingan langsung, Rumah Qur'an Al Faruq diharapkan terus menjadi tempat tumbuhnya generasi yang mampu membaca, memahami, mencintai, dan mengamalkan Al-Qur'an sejak usia dini. (ybh/pos)

Mitra

Sinergi adalah energi kita, terus berpadu dalam langkah nyata

  • Bersama Dai Bangun Negeri
  • Save Indonesia with Quran, ajak masyarakat hidupkan al-Quran
  • Menjadi dai perekat ukhuwah islamiyah dan ukhuwan insaniyah
  • Keswadayaan bersama mengemban amanah dakwah majukan negeri