Pelantikan Pengurus PosDai Jawa Barat Perkuat Konsolidasi Dakwah di Tingkat Wilayah
Ketua Persaudaraan Dai Indonesia (PosDai) Pusat, Abdul Muin, melantik Pengurus PosDai Jawa Barat dalam rangkaian kegiatan Lailatul Ijtima Da...
Ketua Persaudaraan Dai Indonesia (PosDai) Pusat, Abdul Muin, melantik Pengurus PosDai Jawa Barat dalam rangkaian kegiatan Lailatul Ijtima Dai Bandung Garut yang berlangsung di Pesantren Pertanian At-Taqwa Hidayatullah Bandung Barat, Kader Hidayatullah Bandung Raya Garut, pada 14–15 Mei 2026.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi dakwah dan penguatan jaringan para dai di wilayah Jawa Barat. Kegiatan dihadiri para dai, kader dakwah, serta pengurus organisasi yang mengikuti rangkaian acara dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Abdul Muin dalam keterangannya menegaskan pentingnya penguatan peran organisasi dai dalam menjawab tantangan dakwah yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Ia menyoroti perubahan sosial yang berlangsung cepat, termasuk perkembangan teknologi informasi, pola interaksi masyarakat urban, hingga kebutuhan pembinaan umat di daerah pelosok yang memerlukan pendekatan berbeda.
Menurutnya, keberadaan PosDai tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahim antar dai, tetapi juga sebagai sarana penguatan kapasitas, koordinasi program, dan pelayanan umat secara berkelanjutan. Para dai dinilai memiliki tanggung jawab menjaga kesinambungan pembinaan masyarakat melalui pendekatan yang adaptif, terukur, dan tetap berpijak pada nilai keislaman.
Pelantikan pengurus wilayah Jawa Barat juga dipandang dia sebagai langkah strategis untuk memperluas sinergi dakwah di tingkat daerah.
"Jawa Barat yang memiliki karakter masyarakat beragam membutuhkan gerakan dakwah yang mampu menjangkau lingkungan perkotaan maupun kawasan pedesaan dengan metode yang sesuai dengan kondisi sosial masing-masing," katanya.
Rangkaian kegiatan Lailatul Ijtima Dai sendiri menjadi ruang pertemuan antar dai untuk memperkuat ukhuwah, menyatukan visi gerakan dakwah, serta membahas tantangan yang dihadapi para pelayan umat di lapangan. Selain pelantikan, kegiatan juga diisi dengan forum diskusi dan penguatan materi dakwah.
Abdul Muin mengajak seluruh pengurus yang dilantik untuk menjaga amanah organisasi dan memperkuat kerja bersama dalam pelayanan umat. Ia menyampaikan pesan singkat, “siap bergerak”, sebagai penegasan pentingnya kesiapan para dai dalam menjalankan tugas pembinaan masyarakat secara berkesinambungan.

















