Rumah Qur'an Hidayatullah Kebon Legi Hadirkan Kehangatan Dakwah di Lereng Gunung Sumbing - Persaudaraan Dai Indonesia | Bersama Dai Membangun Negeri | Posdai.or.id

13 Mei 2026

Rumah Qur'an Hidayatullah Kebon Legi Hadirkan Kehangatan Dakwah di Lereng Gunung Sumbing

Di tengah sejuknya udara pegunungan dan geliat sektor pariwisata lereng Gunung Sumbing, berdiri sebuah pusat pembinaan Al-Qur’an yang perlah...

Di tengah sejuknya udara pegunungan dan geliat sektor pariwisata lereng Gunung Sumbing, berdiri sebuah pusat pembinaan Al-Qur’an yang perlahan memberi warna baru bagi kehidupan masyarakat Desa Kebon Legi, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Rumah Qur’an Hidayatullah Kebon Legi hadir sebagai ruang pembelajaran, pembinaan, dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi masyarakat di kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 1224 mdpl.

Berlokasi di Kebonlegi RT 06 RW 03, Kaliangkrik, Magelang, Rumah Qur’an ini resmi berdiri pada 20 Oktober 2023. Kehadirannya menjadi bagian dari semangat menyongsong Silaturahim Nasional Hidayatullah, melalui aksi nyata kebermanfaatan dan ekspansi dakwah di tengah masyarakat. Meski baru diresmikan pada 2023, proses perencanaan dan ikhtiar dakwahnya telah dipersiapkan sejak jauh hari.

Rumah Qur’an ini didirikan oleh Muhammad Abdurrosyid, alumni STAIL Hidayatullah Surabaya tahun 2021. Pada masa awal berdiri, seluruh aktivitas pengajaran dan pembinaan dijalankan secara mandiri olehnya. Namun seiring berkembangnya kegiatan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, dakwah kemudian diperkuat dengan keterlibatan para da’i dari DPD Hidayatullah Kabupaten Magelang.


Kini, Rumah Qur’an tersebut telah memiliki total tujuh pengajar yang aktif membersamai masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan dan pembelajaran Al-Qur’an.




Pembinaan yang dilakukan tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga para guru ngaji, imam masjid dan musala, serta jamaah masyarakat umum. Saat ini, peserta binaan terdiri dari sekitar enam guru ngaji, empat imam masjid dan musala, serta sekitar 40 hingga 60 jamaah masjid dan musala di lingkungan sekitar.

Dampak positifnya mulai dirasakan masyarakat. Warga memperoleh wawasan keagamaan yang lebih luas sebagai panduan dalam beribadah sehari-hari. Selain itu, pembelajaran Al-Qur’an diberikan secara terstruktur dan berkala sehingga membantu meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman keislaman masyarakat.

Tidak hanya jamaah umum, para guru ngaji pun perlahan mengalami peningkatan kemampuan dalam ilmu Al-Qur’an. Harapannya, kualitas pembelajaran anak-anak di desa juga ikut meningkat melalui para guru ngaji yang terus berkembang kompetensinya.

Menariknya, Rumah Qur’an ini tidak mengambil alih secara penuh pengajaran anak-anak di desa. Pendekatan yang dipilih justru memperkuat guru-guru ngaji lokal agar ritme dakwah dan tradisi pembelajaran Al-Qur’an di masyarakat tetap hidup dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan yang berkesinambungan, Rumah Qur’an Hidayatullah Kebon Legi menjadi contoh bagaimana dakwah dapat tumbuh dari desa, mengakar di tengah masyarakat, dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya. (rus/posdai)

Mitra

Sinergi adalah energi kita, terus berpadu dalam langkah nyata

  • Bersama Dai Bangun Negeri
  • Save Indonesia with Quran, ajak masyarakat hidupkan al-Quran
  • Menjadi dai perekat ukhuwah islamiyah dan ukhuwan insaniyah
  • Keswadayaan bersama mengemban amanah dakwah majukan negeri